04 Desember 2008

BERSUCILAH SAUDARAKU

Assalamu’alaikum Wr Wb

Kita ini adalah manusia yang kotor yang selalu dilumuri oleh dosa. Tidak ada orang yang sempurna seperti malaikat yang tidak berdosa dan selalu menuruti apa yang diperintahkan Allah swt.
Setiap aktivitas kita sehari hari selalu berhubungan dengan sesuatu yang terkadang kita harus kembali mensucikan diri. Untuk mendapatkan nilai ibadah yang sempurna dan dapat bersama Allah swt yakni tentulah kita harus bersih atau suci dari hadas, baik itu hadas besar maupun hadas kecil. Bahkan ulama mengatakan bahwa ibadah dengan tidak bersuci tidak akan diterima oleh Allah swt bahkan dengan kondisi badan kita tidak suci akan sangat gampang sekali makhluk setan akan masuk menempel pada diri kita.

Saudaraku yang dikasihi Allah,
Bersuci itu bukan hanya sekedar kita mandi dengan menghabiskan satu bak air di kamar mandi atau mandi di kolam atau di sungai dengan berlama lama. Hal ini tidak akan menambah kebersihan secara ruhaniah. Kebersihan itu ada 2 prinsip yaitu kebersihan jasmaniah dan ruhaniah. Ketika anda membersihkan badan dengan menghabiskan air yang banyak, dengan sabun yang mahal, dengan sampho menghilangkan ketombe di kepala, hal itu termasuk membersihkan diri tetapi secara jasmani saja karena tidak mengikuti aturan yang berlaku dalam agama kita yaitu Islam. Namun bila anda mengikuti aturan agama maka yang kita bersihkan bukan hanya jasmani kita tetapi juga ruhani kita.
Ketika kita hendak menghadap Allah swt maka hal ini haruslah benar benar suci agar ibadah kita dapat diterima oleh Allah swt. Bahkan ulama ulama tasawwuf selalu tidak lepas dari dalam keadaan suci karena mereka beranggapan bahwa mereka tidak tahu kapan mereka akan di panggil Allah untuk menghadapnya maka mereka harus tetap bersuci agar ketika Allah memanggilnya mereka dalam keadaan suci sehingga diharapkan dapat meninggal dengan sempurna. Meraka selalu melakukan shalat sunnat syukrul wudhu setiap mereka mengambil wudhu, atau setidaknya mereka akan mengambil wudhu setiap ada hal yang membatalkan wudhu mereka.

Saudaraku yang di rahmati Allah,
Apa saja yang harus kita sucikan di diri kita ini. Ada 2 tempat utama yang harus kita sucikan di tubuh kita ini dimana masing masing tempat mempunyai 5 daerah yang harus di sucikan, yaitu :
Di bagian kepala :
Madhmadhah (berkumur), istinsyaq (memasukkan air kelubang hidung), siwak, mencukur
kumis, memanjangkan jenggot.
Di bagian badan :
Mencukur bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak, memotong kuku, istinja dengan air
dan khitan.
Kalau kita ingin mencukur kumis, sangat dianjurkan untuk memakai gunting dan makruh mencukur kumis dengan menggunakan silet atau alat pencukur kumis karena hal tersebut menimbulkan rasa sakit serta akan dapat menghilangkan keindahan wajah itu sendiri. Hadits yang berkaitan dengan di sunnatkannya untuk mencukur kumis dari Ibn Umar dari Nabi saw : “Cukurlah kumis dan panjangkanlah jenggot”. Sebenarnya yang terpenting bahwa mencukur kumis itu bukan sampai habis sampai kepangkal kumis sedangkan bila memanjangkan dan menyuburkan jenggot adalah hal yang sunnat.
Hadits yang menganjurkan untuk memotong bulu kemaluan, mencabut bulu ketiak dan memotong kuku yaitu dari Anas bin Malik :yang intinya isinya mengatakan bahwa Rasulullah saw pernah membatasi waktu selama 40 hari untuk tidak mencukur kumis, memotong kuku, mencabut bulu ketiak dan mencukur bulu kemaluan. Jadi pada prisnsipnya mencukur kumis, mencukur bulu kemaluan, memotong kuku dan mencukur bulu ketiak di sunnatkan. Namun pendapat yang mengatakan memotong untuk hal tersebut diatas selama 40 hari, itu digunakan untuk mereka yang sedang dalam musafir (perjalanan) sedang bila kita sedang berada di tempat (muqim) maka batas waktu itu ditetapkan 20 hari

Saudaraku yang di ridhoi Allah,
Dari uraian tersebut diatas maka kesepuluh hal sunnat untuk di sucikan bagi kita sebagai orang muslim. Lakukanlah hal tersebut secara berkala, simpanlah jadwal waktu tersebut di handphone anda atau almanac yang ada di kamar atau di meja kerja anda. Setiap perbuatan Nabi saw bila kita lakukan akan bernilai ibadah dimata Allah swt dan mempunyai sesuatu yang khusus yang kita tidak bisa pahami sebagai manusia biasa, apa gerangan di balik itu.
Untuk lebih jauhnya marilah kita melihat cara bersuci itu sendiri ketika hendak berwudhu khsusunya. Ada amalan yang fardhu (wajib) dan ada amalan yang sunnat setiap kita bersuci.
Amalan Fardhu (F) dan Sunnat (S) untuk menggunakan air sebagai media wudhu meliputi :
1. Niat (F)
Ucapkanlah niat, boleh di dalam hati dan akan lebih baik bila di ucapkan dan di
teguhkan di dalam hati.
2. Basuhlah kedua telapak tangan sebelum dimasukkan kedalam air (S).
3. Bersiwak (gosok gigi) (S)
4. Bacalah Basmalah ketika mengambil air untuk wudhu (F).
5. Berkumur (F)
Masukkan air kedalam mulut lalu di goyang goyangkan dan lalu dimuntahkan
Boleh dilakukan dengan banyak (S)
6. Istinsyaq. Yaitu memasukkan air kedalam lubang hidung (F)
Akan menjadi sunnah bagi orang yang berpuasa (S).
7. Membasuh muka (F)
Cara membasuh muka, mulailah dari tempat tumbuhnya rambut di kepala bagian atas
lalu diusap sampai tulang dagu bagian bawah dengan cara melintang dari telinga yang
satu ke telinga yang lain.
8. Menyela nyela jenggot dengan air (S)
9. Membasuh bagian dalam mata yang dimulai dari mata sebelah kanan (S)
10. Basuhlah kedua tangan sampai siku (F)
11. Mengambil air baru untuk membasuh telinga (S)
12. Membasuh leher (S)
13. Membasuh kepala.(F)
Caranya dengan celup kedua tangan ke dalam air lalu usapkan kepala mulai dari ubun
ubun sampai ke tengkuk lalu kembalikan lagi ke ubun ubun. Ketika itu dilakukan kedua
ibu jari menutupi lubang telinga.
14. Membasuh kedua kaki sampai mata kaki, dilakukan sekali saja (F).
15. Dilakukan secara tertib (F)
16. Lakukan secara berurutan (F)
17. Boleh dilakukan 2 sampai 3 kali setiap aktivitas diatas (S).

Sedangkan bila kita melakukan tayamum yakni :
1. Tepuklah kedua telapak tangan ke tanah yang suci dan berdebu dengan menyebut nama Allah
beserta niat agar shalatnya diterima.
2. Lakukan tepukan ketanah itu sekali saja
3. Usaplah muka dengan telapak jari jari tangan
4. Usaplah punggung tangan dengan telapak tangan.

Saudaraku yang di senangi Allah,
Marilah kita mencoba selengkap lengkapnya bersuci tersebut. Lakukanlah itu mulai sekarang. Banyak manfaat yang dapat kita ambil ketika melaksanakan hal tersebut dengan sungguh sungguh. Jangan mengerjakan hanya yang fardhu (wajib) saja tetapi usahakanlah untuk menambah yang sunnat agar nilai ibadah kita semakin baik di mata Allah. Semoga bermanfaat buat kita semua.

Wassalamu’alaikum Wr Wb

Tidak ada komentar: